CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Tuesday, March 24, 2009

Gerrard Ingin Bawa The Reds ke Timnas



London - Steven Gerrard sedang tampil trengginas di klubnya, Liverpool. Maka dari itu ia ingin mentransformasikan permainan yang sama kala mengenakan kostum timnas Inggris.

Performa bagus The Reds di empat pertandingan terakhir tak lepas dari kembalinya Gerrard setelah pulih dari cedera. Terakhir pemain kelahiran Whiston ini mencetak hat-trick saat membantai Aston Villa 5-0 hari Minggu lalu.

Rehat kompetisi dua pekan bukan berarti Gerrard bisa bersantai ria. Sebab tugas lain telah menantinya, saat harus turun membela The Three Lions dalam dua laga, yaitu friendly melawan Slovakia dan duel kontra Ukraina di kualifikasi Piala Dunia 2010.

Gerrard absen di dua aksi terakhir Inggris kala menang 2-1 melawan Jerman dan takluk 0-2 dari Spanyol. Karena itu, di comeback-nya kali ini ia ingin mempersembahkan kemenangan untuk juara dunia 1966 itu dengan berkonsentrasi penuh mengeluarkan kemampuan terbaiknya, seperti di dua minggu terakhirnya bersama The Anfield Gank.

"Dua minggu yang fantastis bersama klub (Liverpool), tapi saya harus mengesampingkan itu semua sekarang dan fokus total di dua laga ini (bersama Inggris)," tegas Gerrad kepada AFP.

"Pastinya saya akan kembali ke Liverpool dengan membawa senyuman usai membawa dua kemenangan bagi Inggris," lanjut pemain 29 tahun itu.

"Saya kecewa karena harus absen dari dua friendly game terakhir Inggris karena cedera. Tapi saya bahagia dengan cara bermain saya saat ini. Saya harus ucapkan banyak terima kasih kepada para pemain Liverpool. Cara saya bermain adalah tergantung dari mereka. Dan saya akan mencoba membawa itu ke dua laga Inggris berikutnya," pungkas pengoleksi 70 caps dan 14 gol bersama Inggris itu.
( a2s / roz )

Read More......

Robinho Ancam Seret Pele ke Pengadilan


yang mengatakan Robinho menggunakan narkoba membuat berang striker Manchester City itu. Pihaknya pun menuntut permintaan maaf kepada Pele, kalau tak mau berurusan dengan pengadilan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pele mengklaim bahwa Robinho dan rekan setimnya di timnas Brasil, Ronaldo, ngobat dalam sebuah pesta pribadi di Sao Paolo. Pihak Robinho mengaku tak mengerti bagaimana Pele bisa mengeluarkan komentar seperti itu.

Robinho lewat juru bicaranya telah membantah semua tuduhan yang dilontarkan Pele. Mereka juga mendesak bintang pujaan masyarakat Brasil itu untuk meminta maaf kalau tak mau diseret ke pengadilan.

"Sebuah pernyataan resmi untuk menarik lagi ucapan tersebut akan diajukan kepada Pele, jika apa yang ia katakan tidak disalahartikan oleh media yang memberitakannya."

"Dan jika Pele tak melakukannya, dia harus berurusan dengan pengadilan akibat ucapan tidak pantas yang dilontarkannya itu," demikian statemen pihak Robinho di situs resmi sang pemain dan dilansir oleh Daily Mail.

"Robinho kecewa dan marah kepada Pele yang sepertinya lupa bahwa dirinya adalah idola besar. Sepertinya Pele membaca sebuah kabar di media pengumbar sensasi dan akhirnya mengeluarkan komentar yang salah."

Hubungan Pele dan Robinho memang jarang akur. Legenda sepakbola Brasil itu pernah mengkritik keputusan Robinho pindah ke City dan menyebut Chelsea beruntung tak mendapatkan mantan pemain Real Madrid itu.

Read More......

Arshavin Ingin Seperti Bergkamp dan Adams


London - Andrei Arshavin belum genap satu tahun bergabung bersama Arsenal. Namun karena sudah merasa betah, ia mengaku siap dan bisa saja mengakhiri kariernya bersama The Gunners.

Arshavin tiba di Arsenal pada bulan Februari lalu setelah melalui proses negosiasi transfer yang cukup alot dengan Zenit St Petersburg. Oleh Arsene Wenger ia tak langsung dimainkan lantaran fisiknya dianggap belum kuat untuk berkompetisi di Premiership.

Sejauh ini Arshavin telah dimainkan sebanyak lima kali di Premiership. Dari lima kesempatan itu, ia sudah menyumbang sebuah gol, yakni ketika menundukkan Blackburn Rovers 4-0 di Emirates Stadium 14 Maret silam.

Gelandang berusia 27 tahun ini pun mengaku sudah nyetel dengan permainan Arsenal. Tak hanya itu, ia juga menyebut ramahnya suasana di ruang ganti membuat dia betah untuk tinggal lebih lama di London, mungkin sampai akhir kariernya.

"Para pemain di sini sangat ramah dan saya merasa sangat nyaman dengan tim ini secara keseluruhan," ujarnya seperti dilansir Sportinglife.

"Saya sangat senang mendapatkan kontrak jangka panjang dan saya bisa saja menghabiskan karier saya di sini," tandasnya.

Arsenal tak menyebut secara resmi berapa durasi kontrak Arshavin. Tetapi jika benar Arshavin mengakhiri kariernya di klub asal London Utara ini, maka ia akan mengikuti jejak Dennis Bergkamp dan Tony Adams.

Bergkamp pensiun tahun 2006 usai membela 'Tim Gudang Peluru' dari tahun 1995. Ia mencatat 411 penampilan di liga dan 120 gol. Sementara Adams tak pernah berganti klub sejak menjalani debut profesionalnya tahun 1983. Ia merupakan salah satu kapten paling terkenal di sana dan pensiun tahun 2002.
( roz / a2s )

Read More......

Demi Liverpool, Gillet Siap Jual Tim Hokinya


Liverpool - George Gillet pernah menjadi sosok yang dibenci oleh para Liverpudlian. Untuk membuktikan kecintaannya dan eksistensinya di klub, ia dikabarkan bakal melego klub hoki es-nya demi kelangsungan The Reds.

Gillet bersama rekannya yang juga asal Amerika Serikat, Tom Hicks, telah menjadi pemilik bersama Liverpool sejak tahun 2007 lalu. Awalnya keberadaan mereka diterima oleh para pendukung klub, namun seiring berjalannya waktu dan konflik yang terjadi di antara duo Amerika itu, fans menjadi geram dan sempat mengancam keduanya agar segera hengkang dari klub.

Bahkan beredar rumor Hicks dan Gillet ingin menjual Liverpool kepada pemilik baru yang diyakini berasal dari Timur Tengah. Ide ini muncul karena ketidaksanggupan keduanya membayar utang kepada bank usai mereka membeli Liverpool.

Karena hingga saat ini tak ada satu pun pihak yang sanggup membayar sebesar 500 juta pounds (Rp 8,7 triliun) untuk membeli klub yang bermarkas di Anfield itu. Akhirnya, Gillet pun berinisiatif untuk menjual salah satu asetnya, yaitu klub hokinya, Montreal Canadiens, demi mendapat tambahan dana.

Seperti diberitakan Daily Mail, nilai aset Gillet yang berada di tim asal Kanada itu adalah 250 juta pounds (sekitar Rp 4,85 triliun). Nilai itu dirasa cukup untuk menutup kekurangan sisa utang kepada bank yang diperkirakan mencapai 350 juta pounds (sekitar Rp 6 triliun) yang temponya akan jatuh empat bulan lagi atau sekitar medio Juli 2009.

Meskipun demikian, Gillet membantah bahwa segala keputusan tentang penjualan aset telah dibuatnya. Yang dilakukannya saat ini hanyalah mengumpulkan beberapa penasihat keuangan untuk menilai keseluruhan aset yang dimilikinya.

"Kami telah menunjuk beberapa penasihat di berbagai negara untuk menilai aset kami. Kami telah mengontrak para profesional yang akan membuat beberapa tingkat perencanaan, namun ini tidak akan berkaitan dengan segala keputusan untuk menjual aset-aset mana pun," ungkap Gillet seperti dilansir Yahoosports.

"Kami dapat melakukan beberapa rekapitalisasi. Tetapi segala hal yang kami lakukan dan situasi yang ada di Liverpool adalah salah. Kami belum membuat keputusan apa pun," tegasnya.
( mrp / roz )

Read More......

Kartu Merah untuk Seluruh Tim


Buenos Aires - Wasit mengeluarkan kartu merah untuk satu, dua atau bahkan tiga pemain mungkin sudah jamak. Tapi kalau mengkartumerah satu tim, termasuk cadangannya, ya baru di Argentina.

Peristiwa itu terjadi dalam sebuah pertandingan di Primera C alias liga kelas empat di hierarki sepakbola Argentina. Tepatnya, insiden memalukan itu berlangsung di pertandingan Barracas Bolivar kontra General Lamadrid, Sabtu (21/3/2009).

Seperti dilaporkan Goal, pertandingan sudah memasuki menit ke-60 dengan Barracas sedang memimpin 3-0, ketika keributan mulai terjadi. Tiga pemain dan empat ofisial Lamadrid terlibat keributan dengan para fans Barracas yang jadi tuan rumah.

Tensi memanas tanpa butuh waktu lama. Seluruh pemain Lamadrid ikut serta membela rekan mereka dan juga terlibat perkelahian dengan para penonton. Baku pukul, baku tendang, mewarnai stadion.

Melihat kejadian itu, wasit memutuskan untuk mengeluarkan kartu merah, tidak hanya kepada 11 pemain Lamadrid, tetapi juga untuk tujuh pemain cadangan mereka. Total jenderal, 18 kartu merah dicabut dari kantong sang pengadil.

Konsekuensinya, tidak hanya pertandingan itu harus dihentikan, tetapi Lamadrid terancam harus memainkan tim reserves mereka di laga berikutnya.

Read More......

'Gerrard Lebih Baik dari Kaka'


Liverpool - Steven Gerrard adalah ikon sekaligus nyawa tim dari Liverpool, sama seperti Kaka di AC Milan. Namun kalau keduanya dibandingkan, Gerrard masih lebih unggul ketimbang Kaka.

Orang melontarkan pendapat tersebut adalah mantan gelandang The Reds, Jason McAteer. Dalam perbincangannya dengan Sky Sports, McAteer menyebut beberapa aspek yang bisa menjadi alat pembanding bagi kedua pemain itu.

Gerrard dan Kaka memiliki pengaruh yang sama-sama besar untuk tim serta kerap memberikan gol-gol penting untuk tim masing-masing. Tetapi, menurut McAteer, Gerrard masih unggul dalam pergerakan tanpa bola.

"Anda tak bisa membandingkan Gerrard dengan Lionel Messi karena mereka memiliki pendekatan yang berbeda untuk sebuah pertandingan."

"Pemain terdekat yang bisa dibandingkan dengan Gerrard saat ini adalah Kaka. Tetapi saya berani mengatakan bahwa Gerrard berada di atasnya dalam rating pemain."

"Dia (Gerrard) mempengaruhi tim secara keseluruhan dan ini tak hanya masalah gol. Ini adalah masalah bagaimana ia bergerak tanpa bola, bagaimana ia memberi semangat kepada pemain lain dalam sebuah laga," tandas McAteer.

Untuk level klub, Gerrard dan Kaka pernah berhadapan di final Liga Champions 2005 dan 2007. Hasilnya adalah sama kuat karena Gerrard membawa Liverpool juara tahun 2005 dan Kaka membalasnya di tahun 2007.

Jadi, siapa lebih hebat menurut Anda?
( roz / arp )

Read More......

Monday, March 23, 2009

'Dana Transfer Bisa Goda Wenger Pindah'


Seattle - Sosok Arsene Wenger niscaya sulit dipisahkan dengan Arsenal yang dia tangani sejak tahun 1996. Tapi seorang mantan pemainnya percaya Wenger akan tergoda pindah jika diiming-imingi dana transfer besar.

Arsenal lebih dikenal dengan pembinaan bibit-bibit muda untuk menciptakan pemain bintang, alih-alih membelanjakan uang untuk memboyong pemain yang "sudah jadi". Namun, dengan kebijakan itu, belum ada lagi satu trofi pun yang mampir sejak tahun 2005.

Menurut Freddie Ljungberg yang membela Arsenal untuk periode 1998 sampai 2007, hal ini bisa jadi salah satu hal yang menggoda Wenger untuk hijrah saja. "Kalau dia mendapat kesempatan bagus di tempat lain di mana bisa membelanjakan uang lebih banyak dan memenangi banyak titel, mungkin itu akan jadi kemungkinan."

"Di saat yang sama dia suka membawa pemain baru dan sudah ada di Arsenal untuk waktu lama. Saya tahu dia adalah pemenang; dia selalu mau menang , seperti para pemainnya. Di jadi semarah para pemain kalau kalah. Ketika mereka tak menang, ada di posisi empat atau lima, saya tahu dia tak senang," papar Ljungberg di Telegraph.

Pemain berusia 31 tahun tersebut juga merasa bahwa uang adalah faktor penting dalam puasa gelar yang tengah melanda Arsenal saat ini. "Mungkin jadi lebih sulit. Saat Anda melihat uang yang mereka keluarkan, itu tak lagi sebesar biasanya," demikian Ljungberg.


( krs / din )

Read More......

Van Persie Betah di Emirates


London - Kalaupun Arsenal akhirnya tak mendapat satu trofi pun di akhir musim ini, itu tak akan membuat Robin van Persie hengkang dari Emirates Stadium. Penyerang Belanda itu tetap menghormati kontraknya yang habis tahun 2011 mendatang.

Belakangan beredar rumor yang menyebut Van Persie bakal hengkang sebelum masa baktinya di The Gunners berakhir dua tahun ke depan. Mungkin yang mendasari berkembangnya berita itu adalah hasrat pemain kidal itu untuk meraih gelar bergengsi mengingat sejak direkrut dari Feyenoord tahun 2004, hanya gelar Piala FA musim 2005 yang berhasil didapatnya.

Namun isu yang berkembang itu langsung dibantah oleh sang pemain sendiri yang mengatakan bahwa ia masih kerasan untuk bermain bagi timnya saat ini dan ingin mempersembahkan titel juara Premiership dan Liga Champions bagi 'Tim Gudang Peluru'.

"Aku tidak bahagia kalau hanya bermain saja. Aku ingin memenangi sesuatu dan kupikir itu adalah sesuatu yang bagus," ungkap Van Persie kepada The Sun.

"Ini bukan hanya sekadar tujuanku untuk lolos ke Liga Champions. Aku mau memenangi Liga Champions dan aku percaya kami bisa. Ini tidak hanya bahwa aku mau bermain di Piala FA. Aku mau memenanginya dan itu yang selalu kukatakan," sambungnya.

"Aku bukan seorang pria yang mudah menyerah. Aku punya kontrak hingga 2011 dan aku akan menghargainya. Mengenai masa depanku, aku tidak dapat berbicara lebih banyak lagi," tukas warga negara Belanda berusia 25 tahun itu.

Hingga musim kelimanya diasuh oleh Arsene Wenger, pemilik 34 caps bersama timnas Belanda itu sudah tampil sebanyak 165 kali dan mencetak 60 gol.
( mrp / arp )

Read More......

Henri Michel 'Dikudeta' Fans


Johannesburg - Suporter sepakbola kadang bisa lebih berkuasa ketimbang petinggi klub. Mantan pelatih Prancis Henri Michel merasakannya ketika ia dipaksa mundur oleh pendukung timnya sendiri.

Pada hari Senin (23/3/2009), Michel meninggalkan kursinya selaku pelatih klub Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns. Ini terjadi sehari setelah Michel harus diselamatkan oleh polisi dari amukan para fans.

"Sebuah kesepakatan telah dicapai dengan Henri Michel. Pekerjaannya sebagai pelatih kepala akan berakhir," bunyi pernyataan Mamelodi seperti dilansir Reuters.

Michel harus dibawa pergi oleh polisi huru-hara dari Pretoria Super Stadium, Minggu (22/3), dengan kejaran para fans Mamelodi di belakangnya yang menuntut dia dipecat.

Pada saat itu, Mamelodi baru saja kalah 0-1 dari tim non unggulan Platinum Stars di babak kedua Piala Afrika Selatan. Mamelodi adalah juara bertahan di turnamen ini.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun karena sebelumnya Mamelodi menderita kekalahan telak 1-4 dari juara Afrika Selatan, SuperSport United pada Kamis (19/3). Kekalahan ini menghabisi kans Mamelodi jadi juara liga.

Michel baru menjabat sebagai pelatih Mamelodi pada Oktober 2008. Pelatih yang mengantar Prancis menempati peringkat tiga Piala Dunia 1986 itu sudah malang melintang melatih di sejumlah negara Afrika lain seperti Tunisia, Pantai Gading, Mesir, Pantai Gading dan Maroko, baik di level klub maupun timnas.

Read More......

Rasis, Politikus Jerman Diadili


Berlin - Sejumlah tokoh partai politik di Jerman diadili dengan tuduhan menyebarkan isu-isu yang membangkitkan sentimen rasisme. Mereka mengecam keberadaan pemain berkulit hitam di tim nasional Jerman.

Diberitakan Yahoosport, ketua Partai Nasional Demokrat, Udo Voigt, dan juga dua orang pejabat partai tersebut akan menjalani persidangan hari Selasa (24/3/2009) waktu setempat. Ketiganya dituduh memerintahkan peredaran pamflet bernada rasisme di Piala Dunia 2006.

Pamflet itu bergambar kaos tim nasional Jerman dengan nomor punggung 25. Dalam pamflet itu bertuliskan "Warna putih bukan hanya warna seragam saja. Warna putih juga menyangkut anggota tim nasional yang sesungguhnya."

Saat itu, nomor 25 dikenakan oleh pemain Jerman keturunan Nigeria, Patrick Owomoyela. Polisi menemukan 70 ribu lembar pamflet tersebut ketika menggeledah kantor pusat Partai Nasional Demokrat. Ketiga tersangka kemudian diadukan oleh federasi sepak bola Jerman DFB dan juga Owomoyela.

"Kami bertekad memerangi tindakan rasis terhadap para pemain tim nasional Jerman," demikian keterangan DFB.

Bila terbukti bersalah, ketiga terdakwa itu terancam hukuman penjara selama tiga tahun. Pihak Partai Nasional Demokrat menyatakan tuduhan itu absurd dan juga politis. Mereka beralasan tidak memiliki maksud apa-apa ketika menampilkan kaus bernomor punggung 25 tersebut.

Hingga kini, sejumlah pemain berdarah campuran atau pun kulit berwarna pernah dan masih menjadi penghuni tim nasional Jerman. Selain Owomoyela, ada nama Gerald Asamoah dan David Odonkor (keturunan Ghana), Kevin Kuranyi (keturunan Panama), atau pun Mesut Ozil (keturunan Turki).
( nar / din )

Read More......

Scudetto Sulit, Juve Diminta Fokus ke Coppa


Turin - Dengan sembilan laga tersisa, Juventus saat ini tertinggal tujuh poin atas Inter Milan di puncak klasemen. Meski secara matematis masih bisa jadi scudetto, Bianconeri disarankan fokus ke Coppa Italia saja.

Di klasemen sementara Seri A, Juventus berada di posisi kedua dan tertinggal tujuh poin dari Inter. Scudetto bukanlah mimpi di siang bolong, peluang tersebut masih terbuka jika La Vecchia Signora mampu meraih poin penuh di partai-partai tersisa, sembari berharap La Beneamata terpeleset tentunya.

Namun Inter justru seperti tampil tanpa cela. Sejak dikalahkan Atalanta 1-3 (18/1/2009), tim racikan Jose Mourinho itu tak pernah kalah di Seri A. Terakhir, mereka dengan perkasa menundukkan Reggina dengan 3-0.

"Saat ini Inter berhak ada di posisi teratas karena di laga-laga sulit, mereka bisa meraih kemenangan dengan mudah," demikian penilaian Buffon seperti dikutip dari Goal.

Buffon menambahkan, Juventus sebaiknya berkonsentrasi penuh ke Coppa Italia, di mana Bianconerri telah berada di babak semifinal untuk menghadapi Lazio. Alessandro del Piero dkk. telah menjalani leg pertama (3/3/2009) dan terpaksa menelan kekalahan 1-2.

"Saya berharap Juve bisa meraih satu trofi musim ini. Yang paling dekat adalah Coppa Italia. Juara liga memang penting, namun saat ini perjuangan meraih juara liga cukup sulit," tambah eks portiere Parma itu.
( nar / din )

Read More......

Liverpool Paling Siap Menuju Gelar Juara

Selasa, 24 Maret 2009


LIverpool (Reuters)
Berita Bola:
Liverpool - Persaingan antara Manchester United, Liverpool, dan Chelsea menuju singgasana juara tengah memanas. Di antara ketiganya, The Reds mengklaim bahwa merekalah yang paling siap saat ini.

Demikianlah hal yang dilontarkan oleh Jamie Carragher. Pemain bernomor 23 ini merujuk pada cerita di akhir pekan lalu, di mana Liverpool menang 5-0 atas Aston Villa sementara MU kalah 0-2 dari Fulham dan Chelsea tunduk 0-1 di tangan Tottenham Hotspur.

Bagi Liverpool, kemenangan itu juga menjadi rentetan dari kemenangan meyakinkan lainnya, yakni 4-0 atas Real Madrid dan 4-1 atas MU. Carragher menyebut, ini adalah bukti bahwa perfoma 'Si Merah' lebih oke ketimbang dua rivalnya itu.

"Hasil atas Villa adalah sebuah pesan untuk United dan Chelsea. Marilah tidak membodohi diri kita sendiri, mereka pasti menyaksikan pertandingan itu," ujarnya seperti dilansir Times Online.

"Saat ini kami adalah tim dengan performa terbaik saat ini dan ini adalah saat yang tepat untuk on form. Akhir musim sudah tak jauh lagi dan saya harap kami bisa terus melaju."

MU saat ini masih berada di puncak klasemen dengan raihan poin 65, sementara Liverpool dan Chelsea berada di posisi dua dan tiga dengan poin 64 dan 61. Namun, 'Setan Merah' masih memiliki satu pertandingan sisa untuk dimainkan. (dtc/roz)

Read More......

Scudetto Sulit, Juve Diminta Fokus ke Coppa

Selasa, 24 Maret 2009


JUventus (Reuters)
Berita Bola:
Turin - Dengan sembilan laga tersisa, Juventus saat ini tertinggal tujuh poin atas Inter Milan di puncak klasemen. Meski secara matematis masih bisa jadi scudetto, Bianconeri disarankan fokus ke Coppa Italia saja.

Di klasemen sementara Seri A, Juventus berada di posisi kedua dan tertinggal tujuh poin dari Inter. Scudetto bukanlah mimpi di siang bolong, peluang tersebut masih terbuka jika La Vecchia Signora mampu meraih poin penuh di partai-partai tersisa, sambil berharap La Beneamata terpeleset tentunya.

Namun Inter justru seperti tampil tanpa cela. Sejak dikalahkan Atalanta 1-3 (18/1/2009), tim racikan Jose Mourinho itu tak pernah kalah di Seri A. Terakhir, mereka dengan perkasa menundukkan Reggina dengan 3-0.

"Saat ini Inter berhak ada di posisi teratas karena di laga-laga sulit, mereka bisa meraih kemenangan dengan mudah," demikian penilaian Buffon seperti dikutip dari Goal.

Buffon menambahkan, Juventus sebaiknya berkonsentrasi penuh ke Coppa Italia, di mana Bianconerri telah berada di babak semifinal untuk menghadapi Lazio. Alessandro del Piero dkk. telah menjalani leg pertama (3/3/2009) dan terpaksa menelan kekalahan 1-2.

"Saya berharap Juve bisa meraih satu trofi musim ini. Yang paling dekat adalah Coppa Italia. Juara liga memang penting, namun saat ini perjuangan meraih juara liga cukup sulit," tambah eks portiere Parma itu. (dtc/nar/din)

Read More......

Moratti: Ibra Bisa Pergi

Selasa, 24 Maret 2009

ReutersBerita Bola: Milan - Jose Mourinho punya keyakinan besar kalau Zlatan Ibrahimovic akan bisa dibujuknya bertahan di Inter Milan. Tapi sang big boss, Massimo Moratti, malah menyebut Ibra bisa pergi asal harga jualnya sesuai.

Spekulasi soal masa depan Zlatan tiba-tiba mengemuka sejak akhir pekan kemarin. Usai menyumbang dua gol yang mengantar Inter menundukkan Reggina, striker Swedia itu menyebut dirinya belum memutuskan kelanjutan karir untuk musim depan.

Meski Jose Mourinho kemudian yakin bisa menahan salah satu pemain terbaiknya itu di Giuseppe Meazza, namun Massimo Moratti malah menyebut kalau mantan striker Ajax Amsterdam itu bisa saja menanggalkan seragam Nerazzurri dan berganti jersey tim lain.

"Setiap orang punya harga. Jika dia memutuskan untuk pergi, dia juga punya harga yang harus ditebus (oleh klub yang menginginkan). Tak ada perjanjian yang dibuat untuk akhir musim," ungkap Moratti seperti diberitakan Reuters.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibra dikabarkan berniat pindah untuk bergabung dengan klub lain yang punya peluang lebih besar menjuarai Liga Champions. Inter sendiri, meski jadi langganan lolos ke Liga Champions namun belum pernah lagi menjadi juara dalam 40 tahun terakhir.

"Mungkin Ibrahimovic akan hijrah ke klub lain dan kemudian Inter memenangi Liga Champions, siapa tahu. Dalam hidup kadang-kadang Anda harus melakukan perubahan, dan kemudian menyesalinya," tambah sang taipan minyak.

"Saya tidak bisa membayangkan Inter tanpa Ibrahimovic," pungkas Moratti.

Ibrahimovic ditransfer dari Juventus pada musim panas 2006 dengan nilai transfer hampir 17 juta poundsterling. Ada pun lama kontrak striker jangkung asal Swedia itu adalah empat tahun, atau berakhir pada musim panas 2010 mendatang.

Meski sudah mengutarakan keinginan kemungkinan hengkang, Ibra menengaskan dirinya saat ini ingin berkonsentrasi penuh mengantarkan La Beneamata meraih Scudetto.
(dtc/nar/din)

Read More......